source: http://sangsuporter.blogspot.com/2009/10/arsenalmart-beli-murah-jual-mahal_03.html
Masa jual beli pemain di transfer musim panas 2009 telah lama usai. Saya memandang sosok Arsene Wenger, dan mulai menduga apakah benar dia ini seorang pedagang. Benarkah Wenger seorang pedagang?
Menjual pemain dengan harga mahal seperti sudah menjadi tradisi di Arsenal. Wenger benar-benar tahu bagaimana cara mencetak uang dari seorang pemain. Terakhir, Adebayor dan Toure dijual dengan harga cukup mahal. Transfer ini kemungkinan besar bukanlah yang terakhir. Sejarah telah menggiring tren penjualan bintang untuk terus berlanjut.
Lima Penjualan Profit Besar ala Wenger
Nicholas Anelka ada di daftar teratas. Tahun 1997 dibeli dari PSG hanya dengan uang 500 ribu pounds, dia kemudian dijual seharga 23 juta pounds ke Madrid. Anelka bergabung dengan kubu Arsene Wenger sejak usia 17 tahun, hanya 2 tahun bermain di bawah asuhannya, dan memberi kontribusi penting bagi gelar double Arsenal 1998. Penjualan Anelka menghasilkan profit 22,5 juta pounds, lebih dari 44 kali lipat dari harga belinya!
Nama Marc Overmars ada di urutan berikutnya. Winger super cepat, tipe pemain yang menjadi favorit Arsene Wenger. Dia dibeli dengan 7 juta pounds dari Ajax (1997) dan dijual ke Barcelona dengan banderol 25 juta pounds (2000). Nilai 18 juta pounds menjadi profit yang diciptakan Wenger dalam jual-beli ini.
Thiery Henry sempat terpuruk di Juventus, tapi Wenger menyelamatkan karirnya dengan pembelian 10 juta pounds (1999). Diproyeksikan menggantikan posisi Anelka, tapi Henry memberikan lebih dari itu. Julukan ‘The King’ menjelaskan kiprah hebatnya bersama The Gunners. Di ujung usia kepala tiga, sang pemain masih laku dijual mahal. Barcelona memboyongnya dengan transfer 24 juta pounds, Arsenal mendapat profit 14 juta pounds.
Patrick Vieira juga menyumbang profit. Dia dibeli hanya 3,5 juta pounds dari AC Milan (1996). Selama hampir 10 tahun bermain di Arsenal hingga menjadi kapten dan legenda, dia berkembang menjadi salah satu gelandang tengah terbaik dunia. Tahun 2005, Vieira dibeli Juventus dengan harga 13,7 juta pounds. Harga yang cukup murah untuk pemain sekelasnya, tapi sudah cukup memberi keuntungan 10,2 juta pounds untuk Arsenal.
Dua penjualan terakhir, Adebayor dan Kolo Toure ke Man City kembali menunjukkan insting bisnis ala Wenger.
Ketika Adebayor dibeli dari AS Monaco seharga 7 juta pounds (2006), tidak sedikit yang meragukan kemampuannya. Tapi Adebayor cepat berkembang menjadi predator Premiership, meski beban sebagai pengganti Thiery Henry terus menghantuinya. Hubungan Adebayor dengan fans Arsenal tidak terlalu baik. Jadi ketika ada tawaran 25 juta pounds dari Man City (2009), Wenger tidak menolak karena profit 18 juta pounds masuk ke kas.
Kolo Toure juga mutiara terpendam yang berhasil diasah Wenger, sehingga sang mutiara benar-benar menghasilkan uang. Harga belinya dari ASEC Abidjan (2002) sangat murah, hanya 150 ribu pounds. Kepindahannya senilai 15 juta pounds ke Man City (2009) membuat Arsenal menangguk profit 14,85 juta pounds.
Benarkan Sang Profesor memang Brilian?
Dari sisi bisnis dan mengelola kebijakan transfer, iya. Telah banyak pemain yang harganya disulap menjadi berkali-kali lipat. Arsenal era Wenger nyaris tidak pernah menjual pemainnya jauh di bawah harga belinya. Wenger jarang tertarik menghabiskan uang (tidak seperti Rafa Benitez) untuk membeli pemain yang sudah jadi.
Wenger memang selalu mampu memunculkan talenta baru. Menjual bintang seperti sudah menjadi tradisi, dan selalu ada keyakinan Arsenal tidak akan limbung ketika bintangnya dijual. Buktinya, Wenger memang (sejauh ini) selalu bisa menjawab keraguan dan Arsenal masih selalu mengakhiri musim di posisi papan atas.
Tapi, walau masih menjaga levelnya di tingkat atas, Arsenal dalam beberapa musim terakhir mulai kehilangan jalurnya di rel juara. Masa transisi tak pernah habis, karena pemain bintang dijual dan penggantinya adalah talenta baru yang pasti butuh waktu. Bukan hal yang mudah untuk menjadi juara dengan cara seperti itu. Apakah tidak ada ambisi untuk membangun tim kuat? Di saat klub lain mencari bintang baru, Wenger justru terlihat sibuk memilih pemain mana lagi yang akan dijual. Fabregas bisa menjadi komoditi panas selanjutnya di musim depan…mungkin saja.
source: http://sangsuporter.blogspot.com/2009/10/arsenalmart-beli-murah-jual-mahal_03.html